Tampilkan postingan dengan label News. Tampilkan semua postingan

gravatar

PBB Prihatin Perang Internet WikiLeaks


VIVAnews - Perang internet (cyber war) yang gencar akhir-akhir ini menyangkut sepak terjang WikiLeaks telah membuat prihatin suatu lembaga Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB).


Bagi PBB, isu WikiLeaks ini seharusnya diselesaikan melalui jalur hukum, bukan melalui perang internet yang merugikan banyak pihak.

Demikian ungkap Komisaris Tinggi PBB untuk urusan Hak Asasi Manusia (HAM) Navi Pillay di Jenewa, Swiss, Kamis 9 Desember 2010 waktu setempat. "Inilah apa yang disebut media sebagai perang internet. Situasi saat ini benar-benar menakjubkan," kata Pillay seperti dikutip kantor berita Associated Press.

Dia prihatin bahwa situasi yang menyangkut WikiLeaks telah menyebabkan baku serang antar peretas di dunia maya dan telah melibatkan sejumlah perusahaan terkemuka dalam layanan maupun aktivitas mereka di internet.


Klik ini untuk kelanjutannya
gravatar

"Kampanye Hak Asasi Manusia (HAM) 2010 bagi Pelajar SMA se-DKI Jakarta"


Jakarta (ANTARA) - Ribuan pelajar SMA se-DKI Jakarta memenuhi stadion bulu tangkis Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu melakukan "Kampanye Hak Asasi Manusia (HAM) 2010 bagi Pelajar SMA se-DKI Jakarta" untuk memperingati Hari HAM sedunia yang jatuh pada Jumat (10/12).

"Ini untuk menyebarluaskan nilai-nilai HAM sejak dini," kata Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM DKI Jakarta, Bambang Rantam, di Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu. Bambang Rantam mengatakan ada sekitar 100 SMA se-DKI Jakarta yang ikut mengkampanyekan HAM ini.

Tema yang diambil dari kampanye HAM ini yakni "Melalui Kampanye Hak Asasi Manusia Kita wujudkan Pemahaman, Pemajuan, Perlindungan dan Pemenuhan Hak Asasi Manusia Bagi Warga DKI Jakarta".

Dalam kesempatan tersebut , siswa-siswi SMA se-DKI Jakarta tersebut membacakan "Deklarasi HAM untuk Semua Tahun 2010" yang dipimpin oleh perwakilan siswa-siswi berpreastasi dari beberapa sekolah.


Klik ini untuk kelanjutannya
gravatar

Des Alwi Meninggal Dunia

KOMPAS.com - Tokoh nasional Des Alwi meninggal dunia pada Jumat (12/11/2010) sekitar pukul 05.00 WIB di Jakarta.

"Saya tadi mendapat kabar dari ajudan Bapak Try Soetrisno (mantan Wapres.Red) dan saya akan menuju ke rumah duka," kata anggota Eminent Persons Group (EPG) Indonesia-Malaysia, Musni Umar, saat dihubungi di Jakarta, Jumat.

Dirinya belum bisa mengetahui secara pasti penyebab meninggalnya Des Alwi dan dirinya saat ini sedang menuju rumah duka. "Pak Des Alwi bersama saya sama-sama duduk sebagai anggota EPG, sehingga saya cukup dekat dengan beliau," katanya.
JAKARTA,

Des Alwi lahir di Banda Naira, 17 November 1927. Di Jakarta, ia terkenal sebagai pelobi tingkat tinggi dan simbol masyarakat Banda. Sebagian orang menilai, kepiawaian Des Alwi dalam hal melobi, hingga mendapat julukan pelobi tingkat tinggi, dari petinggi nasional hingga internasional itu salah satunya hasil dari kebiasaannya bergaul dengan tokoh-tokoh tahanan politik yang dibuang ke Banda.

Des banyak belajar dari dr Tjipto Mangunkusumo yang disebutnya sebagai Oom Tjip, Dr Muhammad Hatta yang dipanggilnya sebagai Oom Kaca Mata, Sjahrir sebagai Oom Rir, Mr Iwa Kusumah Sumantri dan beberapa anggota Sjarikat Islam Indonesia lainnya.

[Sumber: http://nasional.kompas.com/read/2010/11/12/10102913/Des.Alwi.Meninggal.Dunia]
[Foto diperoleh dari internet]


Klik ini untuk kelanjutannya
gravatar

Des Alwi dalam kenangan


JUMAT--Sejarawan sekaligus pelaku sejarah Des Alwi membuat film dokumenter mengenai mantan perdana menteri pertama RI Sutan Sjahrir, yang akan ditayangkan pada 5 Maret 2009, atau bertepatan dengan peringatan seratus tahun kelahiran Sjahrir.

"Saya sedang menyiapkan satu film dokumenter tentang Sutan Sjahrir, mulai dari lahir hingga wafatnya," katanya dalam jumpa pers Peringatan 100 Tahun Sutan Sjahrir di Jakarta, Kamis.


Klik ini untuk kelanjutannya
gravatar

Google Maps Temukan 'Markas' Batman

( sumber: http://www.detikinet.com/read/2010/10/21/122843/1471149/398/google-maps-temukan-markas-batman/?i991102105 )

Seorang pengguna Google Maps menemukan sebuah gedung yang seakan adalah markas sang manusia kelelawar, Batman. Betapa tidak, di atap gedung itu terpampang simbol Batman yang begitu besarnya.

Penemuan di layanan peta online ini membuat orang bertanya-tanya, mengapa bisa ada simbol besar Batman di atas bangunan? Beberapa pihak menilai, penemuan tersebut hanya kebohongan.

Namun kemudian, dikonfirmasi bahwa bangunan ini benar-benar ada, yakni basis militer Amerika Serikat di Okinawa, Jepang. Kesatuan Air Force’s 44th Fighter Squadron bermarkas di sana.


Klik ini untuk kelanjutannya
gravatar

Muslim Hard-Liners in Central Java Attack Shadow Puppet Shows, Wayang Diserang


sumber: http://www.thejakartaglobe.com/home/muslim-hard-liners-in-central-java-attack-shadow-puppet-shows/401266
Sukoharjo, Central Java. First it was churches and a minority Islamic sect, then the gay community and a former Playboy editor. Now the country’s much-derided Muslim hard-liners are reportedly targeting one of its most beloved icons: Wayang.

Ki Slamet Gundono, a world-renowned dalang (puppet master) for the traditional Javanese shadow puppetry, on Wednesday said hard-liners in Sukoharjo, a town south of Solo, had broken up several performances in the area.

“A bunch of youths calling themselves Laskar Jihad [warriors of jihad] attacked a wayang performance taking place in Sembung Wetan village in Sukoharjo on Saturday night,” he said.

“They threatened members of the audience and forced them to disperse. “We strongly condemn this violence,” he added.


Klik ini untuk kelanjutannya
gravatar

Ahmadinejad Berterima Kasih kepada Paus


[berita ini diambil dari http://internasional.kompas.com/read/2010/10/07/17592043/Ahmadinejad.Berterima.Kasih.kepada.Paus ]

TEHERAN, KOMPAS.com — Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad telah menulis surat ucapan terima kasih kepada Paus Benediktus XVI yang telah mengutuk ancaman seorang yang disebut pastor oleh pengikutnya di Amerika Serikat untuk membakar Al Quran pada peringatan serangan 11 September.

"Saya berterima kasih atas sikap Anda mengutuk tindakan tidak bijak dari sebuah gereja di Florida, Amerika Serikat, yang menghina firman Allah dan menyakiti hati jutaan umat Islam," kata Ahmadinejad dalam surat yang kemudian ditayangkan pada laman kantornya.


Klik ini untuk kelanjutannya
gravatar

Gadis Korban Taliban Berhidung Baru

sumber: http://internasional.kompas.com/read/2010/10/13/09251336/Gadis.Korban.Taliban.Berhidung.Baru-8

Seorang perempuan yang menjadi gadis poster korban penindasan Taliban di Afganistan setelah dimutilasi suaminya memperkenalkan wajah barunya kepada dunia.

Foto Aisha, 19 tahun, yang tanpa hidung, mendapat curahan simpati seluruh dunia setelah muncul di sampul majalah Time menemani artikel yang menyoroti penderitaan perempuan di Afganistan.

KOMPAS.com — Telegraph, Selasa (12/10/2010), melaporkan, Aisha tampil di hadapan kamera untuk menerima sebuah penghargaan Enduring Heart dari Grossman Burn Foundation, yang membayarkan operasinya, di Los Angeles. Maria Shriver, istri Gubernur Arnold Schwarzenegger dari California, memberikan penghargaan itu. "Ini untuk pertama kalinya penghargaan Enduring Heart diberikan kepada seorang perempuan yang teguh hatinya dan yang menunjukkan kepada kita semua apa artinya memiliki cinta dan semangat yang abadi," kata Shriver. Aisha, yang nama sebenarnya tidak diungkapkan, hanya menjawab, "Terima kasih banyak."


Klik ini untuk kelanjutannya
gravatar

Paus Benediktus XVI Kirim Ucapan Duka untuk Gus Dur

Jakarta - Wafatnya KH Abdurahman Wahid (Gus Dur) tidak hanya membuat duka bagi bangsa Indonesia. Pimpinan umat Katolik sedunia, Paus Benediktus XVI juga mengirimkan ucapan bela sungkawa atas kepergian Gus Dur.

"Ya Allah yang maha kasih kami telah kehilangan negarawan yang besar. Yang mengajarkan perbedaan. Kau panggil Bapak kami Abdurahman Wahid yang selalu mengajarkan perdamaian. Bangsa ini membutuhkan beliau," ujar Romo Benny Susetyo saat membacakan surat bela sungkawa yang dikirimkan Paus Benediktus XVI.



Hal tersebut disampaikan Romo Benny saat memberikan testimoni dari umat Katolik, di acara 7 hari tahlilan Gus Dur, di Jl Warung Sila, Ciganjur, Jakarta Selatan, Selasa (5/1/2009) malam.

Tidak hanya umat Katolik, umat Kristen Protestan, Hindu, Budha dan Khong Hu Cu juga memberikan doa bagi almarhum Mantan Presiden ke 4 ini dengan caranya masing-masing.


Sumber: http://www.detiknews.com/read/2010/01/05/215035/1272314/10/paus-benediktus-xvi-kirim-ucapan-duka-untuk-gus-dur


Klik ini untuk kelanjutannya
gravatar

Langit Bosscha Tidak Jernih Seperti Dulu


Bandung - Mendengar nama Bosscha, ingatan langsung melayang ke observatorium terbesar se-Indonesia, di Lembang, Bandung. Namun kini tingkat polusi yang tinggi di langit Bandung mengganggu pengamatan bintang di Bosscha.

Boscha merupakan observatorium tertua di tanah air yang didirikan Karel Albert Rudolf Bosscha. Warga negara Belanda ini bukanlah astronom, melainkan pengusaha kaya. Observatorium itu diresmikan pada 1923.

Pada 18 Oktober 1951, Nederlandsch-Indische Sterrenkundige Vereeniging (NISV) atau Perhimpunan Bintang Hindia Belanda menyerahkan obervatorium tersebut kepada pemerintah RI. Pada 2008, Bosscha dinyatakan sebagai obyek vital sama seperti halnya Candi Borobudur.

Awalnya, Bosscha memiliki dua teropong, yakni teropong Refraktor Ganda
Zeiss dan Bamberg. Keduanya masih dalam kondisi bagus dan merupakan teropong
terbesar yang ada di observatorium tersebut. Seiring waktu, fasilitas yang ada di Bosscha semakin bertambah dan canggih. Aktivitas pengamatan tata surya pun menjadi lebih berkembang.

Antara lain, di Bosscha kini dipasang teleskop Reflektor Schmidt "Bima Sakti". Ada pula 3 teleskop matahari, yakni Alpha, Calcium, dan White Lights. Teleskop ini bisa dipakai untuk mengamati bintik-bintik hitam matahari. Fasilitas baru lainnya adalah teleskop hilal yang digunakan untuk menentukan tanggal datangnya Bulan Ramadan.


Klik ini untuk kelanjutannya
gravatar

Menang Tapi Dianggap Bisa Memalukan


Jakarta - Qory Sandioriva begitu sumringah ketika menerima mahkota Putri Indonesia disematkan di kepalanya. Gadis berusia 20 tahun asal Nanggroe Aceh Darussalam (NAD) tersebut merasa bangga karena bisa menyingkirkan gadis-gadis cantik dari provinsi lainnya di seluruh Indonesia.

Namun belakangan, keikutsertaan Qori yang mewakili NAD dipersoalkan. Pasalnya, dara keturunan Aceh yang lahir di Jakarta itu, tidak mengenakan pakaian yang diwajibkan bagi masyarakat Aceh, salah satunya harus berjilbab. 

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) Pemprov NAD Bustanul Arifin saat dihubungi detikcom menyatakan, sesuai Qanun Pasal 11 Tahun 2003, setiap warga
Aceh diwajibkan memakai pakaian muslimah, bagi perempuan.

"Kalau Qori tidak mengenakan jilbab berarti dia tidak pantas mengaku sebagai utusan dari Aceh. Karena kalau orang Aceh atau utusan dari Aceh harus mengikuti
aturan yang berlaku di sini," kata Arifin.

Dijelaskan Arifin, aturan yang dibuat di Aceh bukan berarti masyarakat tidak bisa berperan aktif dalam kegiatan-kegiatan yang bersifat nasional. Hanya saja,
dalam even-even tertentu Pemprov NAD memang tidak mengirimkan delegasinya lantaran ada aturan yang mengikat warganya. Misalnya dalam kegiatan olahraga,
renang dan voli.


Di dua cabang olahraga tersebut pemerintahan Aceh telah menetapkan tidak akan mengirimkan atlet-atlet wanitanya karena hal tersebut bertentangan dengan Qanun syariat, karena harus membuka sebagian aurat.

Adapun even hiburan yang bisa ditoleransi hanyalah even menyanyi yang masih memungkinkan bagi perempuan Aceh untuk memakai jilbab. "Kalau kontes Putri Indonesia kan pesertanya harus melepas jilbab dan berpakaian minim. Ini jelas melanggar norma masyarakat Aceh," tegas Arifin.


Klik ini untuk kelanjutannya
gravatar

Vatican looks to heavens for signs of alien life

Pada November 2009 Vatikan mengadakan konferensi "Studi Keberadaan Alien". Tercatat, Konferensi ini dihadiri 30 ilmuwan, termasuk yang non-Katolik, dari Amerika Serikat, Perancis, Inggris, Switzerland, Itali dan Chili. Tema konferensi ini adalah apakah kehidupan juga ada di "dunia lain". Romo Jose Gabriel Funes SJ, Director of The Vatican Observatory (Direktur Observatori Vatikan), dalam jumpa pers menyatakan bahwa adanya kehidupan alien menimbulkan adanya berbagai implikasi filsafat dan teologi. Di samping itu, kurang lebih setahun sebelumnya,kepada surat kabar Vatican, L'Osservatore Roman, beliau menyatakan pandangannya bahwa mempercayai adanya alien (makhluk planet lain) adalah tidak bertentangan dengan iman kepercayaan kepada Tuhan.

Observatorium Vatikan sendiri merupakan ujung tombak untuk menjembatani antara agama dan ilmu pengetahuan. Didirikan oleh Paus Leo XIII pada 1891, berpusat di Castel Gandolfo, kota kecil di luar Roma dimana Paus memiliki persinggahan musim panas di situ. Observatorium Vatikan juga melakukan riset di University of Arizona, di Tucson, Amerika.


Klik ini untuk kelanjutannya

Popular Posts